Curug Sodong

Wisata . 06:17 January, 21, 2020 . by mohamad fachreiza

Curug Sodong, si kembar yang selalu menunggu kamu mengabadikan momen bersama keduanya. Jangan lupa main-main ke Curug Sodong saat mengunjungi kawasan Geopark Ciletuh ya...

Ada alasan tersendiri mengapa Curug Sodong ini disebut kembar. Alasannya ialah karena air terjun yang masuk ke dalam kawasan Geopark Ciletuh ini memiliki dua aliran air dengan ukuran yang relatif sama sehingga seperti kembar. Sumber aliran curug dengan tinggi sekitar 20 meter ini berasal dari curug lainnya, artinya ada curug di atas curug. Seakan si kembar memiliki induknya, bila kita mengamati dari jarak yang cukup jauh, memang terdapat curug lainnya yang menjadi sumber aliran Curug Sodong ini.

Curug ini memiliki ukuran yang luas, namun volume air untuk menutupi lebar curug ini bergantung pada musimnya. Walaupun kamu mengunjungi curug ini ketika musim penghujan, namun curug ini tidak akan kehilangan pesonanya meski ketika musim hujan aliran air cenderung berwarna kecokelatan. Debit air yang meningkat memanfaatkan lebar sungai yang sebelumnya tidak tertutupi, sehingga menyebabkan bersatunya "si kembar" menjadi satu kesatuan. Seakan mempersatukan sepasang kekasih dalam satu ikatan suci bukan? Itulah mengapa air terjun satu ini dikenal juga dengan nama "Curug Pengantin."

Hal yang perlu diperhatikan demi keselamatan pengunjung tempat wisata, bahwasannya pengunjung tidak disarankan untuk mandi di curug ini. Lebih baik cukup menikmati keindahannya saja atau berfoto untuk mengabadikan momen ketika mengunjungi curug tersebut, demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan karena belum diketahui penelitian yang menyatakan kedalaman kolam di Curug Sodong ini. Ada baiknya juga untuk selalu bertanya bisa atau tidaknya suatu curug ke penduduk lokal untuk lebih meyakinkanmu, tentunya hal tersebut demi keselamatanmu juga.

 


Sumber foto:

@gun_rinjani@nugrahaindra21_@diana_jcb@ariefbudi.w@andri_sinyophoto